saya adalah seorang yang bercita 2x membuat mesin waktu.....mungkin banyak juga orang yang bercita 2x seperti saya.........
marilah kita mulai topik ini dengan mengingat kebesaran Tuhan YME.....karena kita hanyalah manusia biasa yang penuh kelemahan dan kekurangan dan wajib selalu mengingatnya baik dalam keadaan senang dan susah...........
pertama...................
bagaimana kita dapat pergi ke masa depan atau bahkan masa lalu................? pertanyaan itu telah menghantui pikiran 2x para filsuf yunani sejak lebih dari 2000 tahun lalu.........sampai sekarang juga........kita semua tentu ingin tahu apakah mesin waktu benar 2x dapat diciptakan ?
impian pergi ke masa depan/masa lalu adalah impian setiap manusia..........karena itu saya juga berusaha keras mewujudkannya...........demi survive nya manusia di dunia ini..........
untuk survive manusia harus meningkatkan taraf pengetahuannya setiap hari........
sehingga jika ada makluk extra terestrial yang datang ke bumi maka kita akan dapat "menatap mata" mereka penuh dengan kepercayaan diri .........karena kita memiliki tingkat pengetahuan yang sebanding dengan mereka
disini saya akan menjelaskan tentang apa sebenarnya mesin waktu itu
mesin waktu adalah mesin yang mampu membawa benda ke masa depan atau masa lalu
ke masa depan caranya dengan bergerak relatif mendekati kecepatan cahaya
ke masa lalu ?
di fisika kita harus bergerak melebihi kecepatan cahaya
namun jika kita bergerak mendekati kecepatan cahaya maka massa kita akan terus bertambah sampai tak terhingga...
karena itu cuma radiasi murni seperti gelombang elektromagnet yang mampu bergerak dengan kecepatan cahaya
namun.....bukan hanya itu saja caranya....dengan menggunakan gravitasi tinggi maka ruang dan waktu akan dapat dilekukkan sehingga kita dapat pergi ke masa depan ...dsb
contohnya apa yang terjadi di black hole
dimana semua benda yang mendekati black hole maka waktu akan melambat di benda tersebut...
simple...lalu bagaimana cara membuat mesin waktu ?
secara alami mesin waktu adalah black hole itu sendiri..tapi
di kehidupan nyata sebenarnya kita telah mengalami efek mesin waktu
sekarang coba lihat sebuah bintang di angkasa pada malam hari....jika bintang yang anda lihat itu jauhnya 1000 tahun cahaya maka sebenarnya bintang yang anda lihat itu adalah bintang tersebut pada 1000 tahun yang lalu...
pendek kata semua yang kita lihat semakin jauh maka kita akan melihat masa lalu
jika kita melihat sebuah mobil bergerak di jalan raya yang jauhnya 10 meter dari mata anda maka
10/300.000.000=0,3 x 10-7
jadi mobil yang kita lihat sebenarnya adalah mobil itu yang berada 0,3 x 10-7..detik yang lalu....
0,3 x 10-7 ..detik yang lalu berarti adalah masa lalu....
jadi simpelnya kita seolah melihat kejadian yang terjadi 0,3 x 10-7detik.....yang lalu....
begitulah...
Selengkapnya...
Konsep Rancangan Mesin Waktu
Matematika
Matematika (dari bahasa Yunani: μαθηματικά - mathēmatiká) secara umum ditentukan sebagai kajian pola dari struktur, perubahan, dan ruang; tak resminya, seseorang dapat mengatakannya sebagai penelitian bilangan dan angka. Dalam pandangan formalis, matematika adalah pemeriksaan aksioma yang menegaskan struktur abstrak menggunakan logika simbolik dan notasi matematika; pandangan lain tergambar dalam filosofi matematika.
Struktur spesifik yang diselidiki oleh matematikus sering mempunyai berasal dari ilmu pengetahuan alam, sangat umum di fisika, tetapi mathematikus juga menegaskan dan menyelidiki struktur untuk sebab hanya dalam ilmu pasti, karena struktur mungkin menyediakan, untuk kejadian, generalisasi pemersatu bagi beberapa sub-bidang, atau alat membantu untuk perhitungan biasa. Akhirnya, banyak matematikus belajar bidang dilakukan mereka untuk sebab yang hanya estetis saja, melihat ilmu pasti sebagai bentuk seni daripada sebagai ilmu praktis atau terapan.
Selengkapnya...
Logaritma
Dalam perhitungan Matematika ogaritma adalah invers dari perpangkatan, yaitu mencari pangkat dari suatu bilangan pokok sehingga hasilnya sesuai dengan yang telah diketahui.
Definisi Logaritma
Misalkan a adalah bilangan positif (a>0) dan g adalah bilangan positif yang tidak sama dengan 1 maka:
glog a=x jika gx=a
g di sebut bilangan pokok atau basis logaritma, jika g=10, bilangan pokok ini biasanya tidak dituliskan. jadi, 10log 2 ditulis log 2
a disebut numerus, yaitu bilangan yang dicari logaritmanya
x disebut hasil logaritma
Sifat-sifat pokok logaritma:
glog gn=n
glog g=1
glog 1=0
glog(aXb)=glog a + glog b
glog(a/b)=glog a - glog b
glog an=n glog a
glog a= (plog a)/(plog g)
glog a=1/alog g
glog a X alog b = glog b
Selengkapnya...
Bilangan pangkat negatif
Bilangan berpangkat dengan pangkat bilangan bulat negatif, seperti a-2, bukan merupkan bilangan berpangkat dalam arti yang sebenarnya. Sebab, bentuk a-2 tidak dapat diartikan sebagai hasil perkalian dari beberapa bilangan dengan faktor-faktor yang sama. Oleh karena itu, bilangan berpangkat dengan pangkat bulat negatif sering disebut sebagai bilangan berpangkat tak sebenarnya.
Misalkan a adalah bilangan real dan tidak sama dengan 0, maka a-n adalah kebalikan dari an atau sebaliknya
jadi, a-n=1/an dan an=1/a-n
Pengertian bilangan berpangkat dengan pangkat bulat negatif dapat juga dipahami dengan cara mengamati perubahan suku-sukku pada sebuah barisan.
Untuk tujuan itu, perhatikan barisan bilangan 63, 62, 61, . . . . .
a) Tiap suku barisan itu diperoleh dari suku sebelumnya dengan cara mengurangi pangkatnya dengan 1. Jadi, lima buah suku yang berikutnya itu pada barisan itu adalah 60, 6-1, 6-2, 6-3, dan 6-4.
b) Tiap suku barisan di atas dapat juga diperoleh dari suku sebelumnya dengan membagi 6. Jadi, lima buah suku berikutnya pada barisan itu adalah 1, 1/6, 1/36, 1/216, 1/1296
C)Oleh karena barisan itu merupakan baarisan yang sama, maka suku-suku yang bersesuaian pada a) dan b) haruslah sama. Dengan demikian. kita memperoleh hubungan:
60=1
6-1=1/6
6-2=1/36
6-3=1/216
6-4=1/1296
Selengkapnya...
Bilangan pangkat positif
Pangkat bulat positif merupakan cara ringkas untuk menuliskan perkalian dari bilangan-bilangan dengan faktor-faktor yang sama, seperti:
2 x 2 x 2
4 x 4 x 4 x 4 x 4
Perkalian bilangan-bilangan dengan faktor-faktor yang sama seperti di atas disebut sebagai perkalian berulang. Setiap perkalian berulang dapat dituliskan atau disajikan secara ringkas dengan menggunakan notasi bilangan berpangkat atau notasi eksponen. Cara menuliskan perkalian berulang dengan menggunakan notasi bilangan berpangkat atau notasi eksponen ini pertama kali diperkenalkan oleh Rene Descartes(1596-1650), seorang ahli matematika berkebangsaan Perancis.
Sebagai contoh:
perkalian berulang 2x2x2 ditulis secara ringkas dengan notasi bilangan berpangkat atau notasi eksponen sebagai 23.
Jadi, 2x2x2=23
dan 4x4x4x4x4=45.
Selengkapnya...
Al-Khawarizmi
Abu Abdullah Muhammad Ibnu Musa Al-Khawarizmi lahir di Khawarizmi (Kheva), sebekah selatan Laut Aral, pada tahun 780 M.
Al-Khawarizmi adalah seorang matematikawan, astronom, dan ahli geografi. Dia menulis buku aljabar yang paling terkenal, yaitu Al-Jabr wal Muqabalah.
Buku ini berisi tentang penyelesaian persamaan aljabar, baik persamaan linear maupun kuadrat. Dia menyusun dasar-dasar tentang sistem desimal, operasi pecahan, dan prosedur aritmetika.
Khawarizmi meninggal pada tahun 840 M di Bagdad
Selengkapnya...
Variabel, Koefisien, dan Konstanta
Sebelum saya menjelaskan tentang variabel, koefisien, dan konstanta, lihatlah contoh berikut
2x + 3y + 7z + 4
Nilai x, y, dan z dapat diganti dengan bilangan berapapun, artinya nilai x, y, dan z dapat bervariasi. Oleh karena itu, x, y, dan z disebut variabel. Sedangkan bilangan 2, 3, dan 7 adalah bilangan yang berada di depan variabel dan disebut koefisien.
Bilangan 4 pada contoh merupakan bilangan yang berdiri sendiri tanpa variabel, hal itu menyebabkan nilainya selalu konstan maka ia disebut konstanta.
Jadi, sekarang anda sudah bisa menarik kesimpulan mengenai apa itu variabel, koefisien, dan konstanta?
Selengkapnya...